Publikasi

SFITAL berkolaborasi bersama Pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Utara, dalam menghasilkan produk publikasi yang berkontribusi dalam penyebarluasan pemahaman dan penerapan pengetahuan dalam mengelola kebun, terutama pengembangan kakao dan kelapa sawit berkelanjutan, serta meningkatkan akses terhadap pasar global melalui kemitraan petani, pemerintah, dan sektor swasta.

Adopsi terhadap praktik pertanian baik dan inovasi terus didorong dalam upaya meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan. Upaya ini diharapkan agar sektor pertanian berkelanjutan di Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Utara dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan pendapatan ekonomi daerah.

C
Title: Dana Bagi Hasil (DBH) dan potensi pengelolaannya mendukung implementasi RAD KSB
Author: Tim CIFOR-ICRAF Indonesia, MAFI Dinas Pertanian Kab. Labuhanbatu Utara, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Labuhanbatu Utara
Year: 2025
Call Number: PO00495-25

Abstract:

Proyek SFITAL memberikan dukungan dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) dengan fokus pada analisis sumber pendanaan yang relevan untuk mendukung implementasinya. Dalam proses tersebut, dikumpulkan berbagai data, analisis pendukung, serta ruang berbagi informasi terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit guna memperoleh masukan dari pemangku kepentingan.
Dua aspek penting yang menjadi perhatian adalah muatan pengelolaan DBH dan penguatan tahapan pengelolaannya agar lebih transparan dan efektif. Meski sejumlah arahan dan ketentuan tetap harus dipenuhi, peluang perbaikan tata kelola sawit masih terbuka luas. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola berkelanjutan sekaligus meningkatkan kontribusi kelapa sawit bagi pembangunan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

File:

  File Size Description
file type <6686 KB Softcopy