Publikasi

SFITAL berkolaborasi bersama Pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Utara, dalam menghasilkan produk publikasi yang berkontribusi dalam penyebarluasan pemahaman dan penerapan pengetahuan dalam mengelola kebun, terutama pengembangan kakao dan kelapa sawit berkelanjutan, serta meningkatkan akses terhadap pasar global melalui kemitraan petani, pemerintah, dan sektor swasta.

Adopsi terhadap praktik pertanian baik dan inovasi terus didorong dalam upaya meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan. Upaya ini diharapkan agar sektor pertanian berkelanjutan di Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Utara dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan pendapatan ekonomi daerah.

C
Title: Kebun Terkena Banjir, Petani: Mengadu Kemana? Cerita Obrolan Petani #3
Year: 2021
Call Number: LE00289-21

Abstract:

Air menggenangi kebun kakao petani di Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara setelah hujan turun selama empat hari mulai 22 September 2021. Penyebabnya selain curah hujan tinggi adalah luapan dari sungai yang masuk ke kebun. Sungai Karonda di Pole Jiwa meluap sehingga kebun tergenang air setelah hujan beberapa hari.


Pak Fery dari kelompok tani Harapan Jaya menuturkan sebelah kiri dan kanan kebunnya ikut tergenang. Termasuk kebun Pak Jamal, ketua kelompoknya. Baru-baru ini dia memupuk tiga sak tanaman jagungnya, dan diantaranya ada kakao yang juga tergenang, dan akibatnya pupuk yang sudah ditebar ikut hanyut terbawa air.

File:

  File Size Description
file type <1052 KB Softcopy